jump to navigation

Surat buat Akhi 18 Desember 2008

Posted by cahayakemuliaan in Uncategorized.
trackback

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Untuk Akhifillah

Dimanapun kau berada

Kutulis surat ini samata-mata atas dasar cinta karena Allah…

Mohon maaf atas kelancanganku telah berani menuliskan ini untukmu.

Namun aku ingin kau mengetahui, bahwa ada beberapa dari sifatmu yang tidak kami (para akhwat) sukai. Berbesar hatilah untuk mengetahuinya. Kami ingin kau terlihat baik dimata kami dan tentunya di mata Allah juga.

Akhi fillah…

Setiap kaum wanita merindukan sorang ikhwan yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Jangan kau sia−siakan waktu hidupmu dengan tujuan yang tidak jelas, tidak ada pegangan dan berlalu begitu saja dengan percuma. Ingatlah, bahwa laki−laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan. Berprinsiplah! Komitmenmu pada islam teguhkanlah. Bukankah kau telah mngkajinya tentang ini dalam majlis−majlis kajian Al−Qur’an yang biasa kau ikuti setiap bulannya. Di mana pengamalannya selama ini.

Akhi fillah…

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Oleh karenanya berlaku lembutlah terhadap perempuan. Ingatlkah engaku, dalam sebuah hadits, rasulullah memberitahukan bahwa sebaik−baik manusia adalah yang berlaku lembut terhadap wanita. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki, wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Sudahkah selama ini kau berlaku lembut terhadap perempuan. Adakah kau pernah menyakiti hati seorang perempuan..

Akhi fillah…

Hal selanjutnya yang tidak para akhwat sukai adalah kesombonganmu. Sombong adalah sifat setan laknat. Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Perempuan adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan yang dimiliki perempuan. Jangan kira kekuasaanmu sebagai seorang laki−laki membuat dirimu menjadi sombong. Dengan sifat mengaturmu yang berlebihan, dan sifat tidak ingin di kalahkan oleh perempuan dalam hal apapun. Kami tau, bahwa ada batasan hak−hak antara perempuan dan laki−laki yang telah Allah tetapkan. Kami tidak menuntut emansipasi, tapi sadarlah wahai akhi, bahwa kau sering kali berlaku sombong di mata kami.

Akhi fillah…

Setiap akhwat sangat mendambakan seorang ikhwan yang mempunyai pendirian. Bukan ikhwan yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama dapat bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).

Akhifillah…

Kau adalah penopang kami. Dikala kami membutuhkan penguat dalam situasi kekufuran yang sedang menerjang ini tak pantas bila kau malah ikut gentar atau juga lemah. Akhwat ingin ikhwan yang tegar, bukan ikhwan yang cengeng. Dalam hal ini bukan cengeng menangis ketika mendengar ayat−ayat Allah dilantunkan. Itu adalah kelembutan hati. Tetapi cengeng yang gentar menghadapi tantangan yang ada di depan. Bagaimana kau akan memimpin kami bila kau sendiri bersifat lemah. Ikhwan yang cengeng cendrung nampak serba tidak meyakinkan.

Akhi…

Kututup surat ini sampai disini. Semoga kau bisa mengambil maksud dari kami menuliskan ini untukmu. Salam sejahtera untukmu selalu. Semoga Allah selalu memberi cahaya ilmu−Nya kepada kita semua. Dan semoga Allah selalu menangi kita dalam rahman dan rahim−Nya. Amin.

Saudarimu.

Komentar»

1. Azzam - 29 Desember 2008

Suykron atas seuntai surat/nasihat yang di berikan kebada kaum laki2…..

2. niefha - 16 Februari 2009

Jika belum siap melangkah, jangan pernah mengatakan ‘hal itu’. Harapan sekedar harapan, pun tidak ada yang ingin menanti dalam batas waktu yang tak pasti., Karena, yang akan tersakiti bukan hanya 1 pihak.

Maka, berikhtiarlah dengan jalan yang baik.
Senantiasa berdoa meminta padaNya. Istikharah untuk memantapkan hati.

“Berikanlah yang terbaik untuk kami, ya Rabb..”

3. aya - 24 Maret 2009

assalamualaikum..

afwan bgt negh , ukh..
surat yang ukhti bwt, sngt mnginspirasi kami para akhwat yang sedang kesulitan menegur para ikhwan di sekolah kami.

syukron :)

4. ibnu jusuf - 9 Mei 2009

salamun’alaikum…

subhanallah.., Maha Suci Allah yang telah menciptakan yang berpasang-pasangan.

thanks nasihatnya ukhti. mudah-mudahan nasihat ini bisa di apresiasi kaum ikhwah. nasihat ini sungguh sangat menyentuh (hatiku). semoga juga para ikhwan bisa tau dan dapat memahami yang diinginkan oleh kaum akhwat.

di dunia ini, terlalu banyak ikwan yang tidak tau tentang hal ini. mungkin saja tahu tapi masa bodoh. na’udzubillah.

5. ismat - 4 September 2009

setiap laki-laki yang sukses dipastikan ada istri dibalik layar (behind the scene) makasih bidadari. maafkan akang apabila da salah, tapi dimohon dengan sangat, jgn banyak menuntut yang kami tak sanggup memikulnya